Aku masih ingat bagaimana awal ku bertemu denganmu. Aku ingat bagaimana pertama kali kau jabat tanganku. Aku ingat bagaimana isi sepucuk surat cinta yang kau kirimkan untukku. Aku ingat bagaimana kebisuanmu saat kupalingkan wajah, dan kaupun berlalu. Aku ingat bagaimana kau meninggalkanku tanpa sepatah kata perpisahan. Aku ingat bagaimana empat tahun lamanya aku mengenangmu sendirian. Aku ingat bagaimana rasanya ku ingin melupakanmu, namun aku tak bisa. Aku ingat bagaimana akhirnya kau hadir lagi di kehidupanku. Aku ingat bagaimana sms pertamamu dalam telepon selulerku. Aku ingat bagaimana kau ucapkan maaf karena meninggalkanku. Aku ingat bagaimana kau selalu mengingatkanku untuk makan dan belajar. Aku ingat bagaimana kau memperjuangkanku. Aku ingat bagaimana kau coba tuk merebut hatiku. Aku ingat bagaimana kau pernah putus asa mempertahankan aku. Aku ingat bagaimana kau memberiku kotak kecil yang kau simpan di garasiku. Aku ingat bagaimana hangat pelukmu saat aku tak kuat menahan dinginnya hujan. Aku ingat bagaimana pertama kali kau kecup lembut bibirku. Aku ingat bagaimana harum tubuhmu. Aku ingat bagaimana kau ucapkan “I’ll always love you” untukku. Aku ingat bagaimana kau menggenggam erat tanganku. Aku ingat bagaimana kau tatap tajam mataku. Aku ingat bagaimana kau ucapkan selamat tidur setiap malam untukku. Aku ingat bagaimana kau sabar menghadapi sikapku. Aku ingat bagaimana kau tersenyum saat ku menyakitimu. Aku ingat bagaimana kau menghapus air mataku saat aku menangis. Aku ingat bagaiamana kau melindungiku dari orang yang menyakitiku. Aku ingat bagaimana kau berjanji takkan meninggalkanku dan akan selalu menyayangiku apapun keadaanku dan sampai kapanpun. Aku ingat bagaimana kau tertawa karena candaanku. Aku ingat bagaimana kau kawatir jika aku belum lekas pulang. Aku ingat bagaimana kau bernyanyi untukku. Aku ingat. Dan aku tak ingin amnesia bila semua kenangan bersamamu terlalu manis untuk terlupakan.
No comments:
Post a Comment