Tuesday, February 15, 2011

kau tahu, aku tahu, dan kita tahu

Kau tahu aku kuat. Seperti katamu, aku tak pernah menangis.
Kau tahu aku kuat. Seperti katamu, aku tak pernah mengeluh.
Kau tahu aku kuat. Seperti katamu, aku tak pernah menyerah.
Tapi kau tak tahu ternyata aku rapuh. Aku tersenyum walau hati merintih.
Kau tak tahu ternyata aku rapuh. Aku tersenyum walau hati meretak.
Kau tak tahu ternyata aku rapuh. Aku tersenyum walau hati menjerit.
Dan aku tahu aku terlalu takut. Aku takut akan menyakitimu.
Aku tahu aku terlalu takut. Aku takut akan kecewakanmu.
Aku tahu aku terlalu takut. Aku takut akan kehilanganmu.
Lebih mudah bagiku menangis di belakangmu. Aku tak ingin kau melihat airmataku.
Aku tak ingin kau tahu aku bersedih.
Lebih mudah bagiku tertawa di hadapanmu. Aku hanya ingin kau melihatku tertawa.
Aku hanya ingin kau tahu aku selalu bahagia.
Akhirnya kau dan akupun tahu. Cinta menjaga saat kita menangis.
Kau dan aku tahu. Cinta memaafkan saat kita menyakiti.
Kau dan aku tahu. Cinta menuntun saat kita terjatuh.
Karena itu kita tahu. Cinta itu tidak buta, dia hanya memahami.
Tapi kita tak tahu. Cinta juga bisa menyakiti.

No comments:

Post a Comment